Semakin Rawan Bagi Iman Kristen

Suasana dunia ini digambarkan oleh Tuhan Yesus dalam Lukas 17:26-30 manusia makan dan minum, mereka kawin dan dikawinkan, sampai kepada hari Nuh masuk ke dalam bahtera, lalu datanglah air bah dan membinasakan mereka semua. Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun. Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua. Demikianlah halnya kelak pada hari, dimana Anak manusia menyatakan diri-Nya. Apa yang dikemukakan oleh Tuhan Yesus ini gambaran kehidupan manusia hari ini. Hari ini pada umumnya manusia terjebak dalam kegiatan ritunitas, seakan-akan jalannya tiada ujung. Padahal ujung jalan itu bisa ditemui setiap saat. Hendaknya seseorang tidak hanya melihat akhir jaman sebagai akhir hidupnya, tetapi sakit penyakit, kecelakaan dan kematian bisa menjemput setiap saat. Itulah akhir jamannya. Banyak orang terlena dengan rutinitas hidup tanpa menyadari bahwa hari Tuhan (hari kematiannya) bisa datang setiap saat seperti jerat. Sekarang ini hidup diujung akhir jaman. Keadaan bisa berubah setiap saat. Inilah yang dimaksud Tuhan Yesus sebagai hari Anak Manusia. Seperti yang dinubuatkan oleh Daniel bahwa sejarah dunia akan diakhiri ketika akhir jaman digambarkan seperti kaki yang terbuat dari tanah dan besi.

Perjalanan sejarah dunia digambarkan dengan penglihatan sebuah patung yang ditunjukan Tuhan kepada Nebukadnesar pada abad 6 SM. Patung tersebut kepalanya dari emas, lengan dan dadanya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga, pahanya dari besi dan sebagian dari tanah liat. Kepala emas melambangkan pemerintahan kerajaan Babel (606 SM), dada dan lengan dari perak melambangkan pemerintahan Media Persia (539 SM), perut dan pinggang dari tembaga melambangkan kerjaan Yunani (331 SM), paha dan besi melambangkan kerajaan Romawi Barat dan Timur (64 SM) akhirnya kaki dan jari-jari sebagian dari besi dan sebagian dari tanah liat melambangkan negara-negara di dunia hari ini, ada yang kuat dan ada yang lemah. Sekarang inilah jaman kaki itu. Kalau Alkitab berbicara mengenai akhir jaman, yang dipersoalkan sejatinya bukan hanya masalah momentum kedatangan Tuhan (parousia), tetapi Alkitab hendak mengingatkan kepada kita bahwa suasana dunia akhir jaman sangat rawan terhadap iman Kristen. Dunia dibuat terlena oleh berbagai kegiatan rutin sehingga manusia tidak mempersiapkan diri memasuki rumah abadinya. Banyak manusia dituai oleh kuasa kegelapan. Oleh sebab itu kita harus siuman.

Alkitab menunjukkan bahwa suasana dunia akhir jaman membuat iman Kristen menjadi semakin sangat rawan.

Iklan

About Erastus Sabdono

Preacher of truth, speaker in seminars, TV and radio programs, senior pastor of Rehobot Ministry

Posted on 29 April 2013, in Renungan and tagged , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: