Seluk-Beluk Kutuk

TRUTH Edisi 25: "Seluk-Beluk Kutuk"Pertanyaan yang sering diajukan orang, “Apakah saya dikutuk Tuhan?” Alasannya rupa-rupa: gagal berbisnis terus-menerus, bangkrut dan rugi dalam usaha apa pun, suami berjudi, istri selingkuh, tidak punya rumah, sakit tidak sembuh-sembuh, jomblo berkepanjangan, nikah tidak punya anak, dan sebagainya.

Beberapa hamba Tuhan menyarankan doa puasa dan pelepasan. Ada yang mengatakan, kutuk itu datang sebab di rumah orang tersebut ada foto candi, ada guci antik dari Cina, ada patung dari Bali. Ada juga yang balas bertanya, “Brur sudah kasih persepuluhan belum?” Dan bisa-bisa itu dosa orang tua atau kakek yang menimbulkan kutuk turunan, sebab Tuhan membalaskan kutuk sampai keturunan keempat.

Dunia memang memandang bahwa tolok ukur berkat adalah kelimpahan jasmani, kesenangan duniawi dan kecantikan badani. Kurang dari itu, berarti ada sesuatu yang tidak beres dengan kita sehingga Tuhan marah dan mengutuk dengan teganya.
Apakah Alkitab menggambarkan kutuk dengan cara demikian dan apakah kutuk seperti itu masih bisa menimpa kita, orang percaya? Tidakkah kita sadar bahwa melakukan segalanya demi menimbun berkat duniawi terus-menerus dan melupakan pengenalan akan Tuhan, kehendak-Nya dan kerajaan-Nya dapat berujung pada kutuk kekal, yaitu terpisah dari Tuhan selama-lamanya? Mau dapat berkat malah dapat kutuk.

Dalam edisi ini, TRUTH menyajikan tinjauan Alkitabiah mengenai seluk-beluk kutuk. Apakah kutuk itu? bagaimana kutuk dilepaskan? Jika Alkitab mengatakan bahwa orang yang tidak mengasihi Tuhan adalah orang terkutuk, apa maksudnya mengasihi Tuhan? Bisakah orang percaya jatuh dan murtad sehingga terkena kutuk kekal? Kutuk-mengutuk juga pernah terjadi dalam sejarah gereja. Untuk belajar dari masa lalu dan tidak mengulangi kesalahan, TRUTH memuat kisah sejarah tersebut.
Satu rubrik baru kami unggah pula mulai edisi ini, yaitu TRUTH Tech yang membahas hal-hal yang patut diketahui orang percaya di era teknologi informasi ini, agar dapat memanfaatkan teknologi dan bukan sebaliknya malah dimanfaatkan teknologi. Harapan kami, TRUTH dapat menjadi sahabat Saudara untuk mengetahui, mana yang sehat dan mana yang sesat, serta memilah mana yang berkat dan mana yang kutuk.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 25, “Seluk-Beluk Kutuk” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Iklan

About Erastus Sabdono

Preacher of truth, speaker in seminars, TV and radio programs, senior pastor of Rehobot Ministry

Posted on 6 Mei 2012, in TRUTH and tagged , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: