TRUTH Edisi 16: Mukjizat atau Sugesti?

Kewaspadaan adalah harus dan mutlak, apalagi menyangkut soal iman. 1Yoh. 4:1, memerintahkan dengan tegas agar orang percaya menguji setiap “roh”. Betapa naifnya manakala orang percaya secara membabi buta memercayai apa saja yang didengar dalam ajaran dan khotbah di setiap mimbar. Kita tak bisa mengelak dengan menimpakan semua kesesatan kepada seseorang (baca pemimpin), lantas kita cuci tangan. Semua orang percaya bertanggung jawab masing-masing atas apa yang dia percayai. Itu sebabnya, adalah mutlak bagi orang percaya untuk belajar dengan tekun dan teliti Kitab Suci.

Sudah banyak santer orang dengar tentang kosa kata sugesti, hipnotisme, juga sihir. Tapi apa itu kesemuanya? Dalam kaitannya dengan mukjizat, ada sekelompok orang yang kurang mencermati, apa itu haki-kat dan sejatinya mukjizat. Tak sedikit juga terjadi praktik manipulasi—baik disengaja atau tidak—upaya pemaksaan mukjizat yang buntutnya sebenarnya hanyalah rekayasa sugesti atau hipnosis. Atau di pihak lain, tak sedikit orang yang lantas pesimis, serta merta memvonis semua mukjizat yang yang terjadi hanyalah rekayasa hipnotisme atau sugesti.

Demi menyuluhi umat Tuhan dalam mencerna dan memilah mana-mana yang memang karya Tuhan yang ajaib atau mukjizat dan mana yang hanya sugesti, dalam edisi ini TRUTH menyajikan pernak-pernik di sekitar fenomena ajaib di lingkungan gereja atau masyarakat. Apa itu sugesti, apa itu hipnotisme dan apa itu mukjizat dipaparkan dan diulas dan dibeberkan agar menjadi terang dan membuat umat Tuhan menjadi bijak dalam menghadapi tantangan zaman yang makin garang.

Pokok bahasan ini mendesak, mengingat makin dekatnya hari Tuhan,
tak mungkin bisa tolak kemunculan kesesatan yang makin meruyak. Entah dengan pengandaian seperti apa gambaran zaman ini hendak kita paparkan, tapi yang jelas apa yang disebut penyesatan, kalau dicermati membuat hati kita tercekam. Baik dari segi kuantitas maupun kualitas, kesesatan terus berakselerasi menjelang eksekusi si penyesat. Rasanya hari-hari ini dan ke depan amatlah sulit untuk orang menghindari perjumpaan dengan kesesatan. Dan secara kualitas, betapa makin sulitnya orang membedakan mana yang sesat dan mana yang sehat. Sama sulitnya orang menghirup udara sehat di bawah langit Jakarta. Orang harus bernafas, orang harus menghirup udara, tetapi siapa yang bisa memilah mana udara sehat dan udara yang kotor? Semoga TRUTH terus dimampukan untuk mengungkap kebenaran!

Dr. Erastus Sabdono

Iklan

About Erastus Sabdono

Preacher of truth, speaker in seminars, TV and radio programs, senior pastor of Rehobot Ministry

Posted on 2 Juni 2009, in TRUTH and tagged . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: