Arsip Kategori: Video

Video TRUTH Edisi 25

Video Doa Bapa Kami

Pendatang di Gurun Kehidupan

Memang sudah banyak orang tersentak dan tersadar betapa fananya hidup di kolong langit ini; namun itu tak cukup untuk bisa disebut bijak. Sama halnya dengan orang yang bercermin, lantas ngeloyor tanpa berbenah diri. Edisi kali ini, kami mengangkat tema kemusafiran orang beriman. Umat Tuhan mesti disadarkan sesadar-sadarnya, bahwa kita ini hanyalah musafir di gurun kehidupan, sama seperti tatkala Israel dituntun Tuhan melintasi Gurun Sinai yang gersang kerontang demi mencapai Kanaan. Jangan pernah kehilangan fokus Kanaan.

Sampai di situ mungkin sudah banyak orang mahfum, namun yang perlu digaungkan lagi adalah di mana Kanaan itu. Orang sering kali mengasumsikan Kanaan dengan kemakmuran. Kanaan abadi yaitu Surga, sudah banyak hanya menjadi wacana belaka, bukan suatu realitas yang dikejar dan sungguh menjadi tujuan hidup. Bahkan kalaupun mereka menerawang Surga, bukan Tuhan yang memenuhi benak mereka. Minat akan Tuhan hanyalah di bibir saja, karena memang Ia bukanlah segala-galanya bagi mereka. Lantas apa alasan-Nya membawa kita ke Surga kalau kita tak berminat akan Dia? Itu sebabnya, kami sajikan kupasan firman berkenaan tentang Surga sebagai negeri masa depan kita.

Terkait dengan Alkitab sebagai acuan satu-satunya demi menuntun perjalanan kemusafiran kita, kami sajikan sebuah risalah teologis, mengapa hanya 66 kitab saja yang ada dalam Alkitab kita ini. Di samping itu kami angkat juga tentang praktik kaul hidup membujang alias selibat. Mengingat ancaman perjalanan ke “Kanaan” terkait pula dengan pokok teologis, kami sajikan seluk-beluk teologi ajaran Athanasius lawan Arius. Sebagai orang Timur, seyogyanya kita mengenal sejarah kehidupan Athanasius yang nota bene adalah Bapa gereja-gereja Timur.

Sebagai sentuhan akhir kami ajak pembaca untuk merenung sebuah kalimat: “Jangan pergi ke Gereja; Jadilah Gereja.” Kiranya TRUTH tetap setia mengungkap kebenaran, sehingga sungguh menjadi berkat umat Tuhan.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 22, “Pendatang di Gurun Kehidupan” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Siapa Kita di Mata-Nya

Orang Kristen begitu sibuk mencari dan memperbaiki jati dirinya, dengan harapan bahwa Tuhan akan berkenan kepadanya. Namun kalau jujur ditelisik ke dalam sanubarinya, akan ditemukan begitu banyak pemaksaan akibat pengajaran yang salah, dan kesalahan akibat pengertian yang dipaksakan. Apabila kita dulu adalah pendosa berat (baca: melanggar hukum Musa & hukum pidana), maka ketika kita menjadi “orang baik”, kita akan merasa sudah menemukan gambar diri. Sebenarnya kita sedang memaksa Tuhan untuk mengakui bahwa kita sudah baik. Atau kita hanya mengerti, bahwa inilah yang terbaik.

TRUTH edisi ini mengangkat tajuk “Siapa Kita di Mata-Nya”, menguak pengertian mengenai gambar diri. Sebab, bila tema ini tidak segera dirilis dikhawatirkan umat Tuhan merasa begitu aman di dalam zona kenyamanan rohani, dengan sudah merasa dirinya baik. Ketika kebenaran Kristus merangsek masuk ke dalam hati kita, dengan daya ubah yang memang dimiliki oleh Firman tersebut, kita pun akan tergugah mengenai arti sebuah gambar diri.

Kita akan lebih peduli apa maunya Tuhan dalam hidup kita, dan terus mengikis ego yang mengantar kita kepada pengertian gambar diri yang salah. Sebab yang terpenting adalah, apa yang diinginkan Tuhan sampai kita berani dengan lantang berkata, “Aku di dalam-Mu dan Engkau di dalamku, ya Yesusku”.

Naif sekali bila seseorang yang rusak hidupnya, kemudian bertobat versi manusia bermoral, kemudian memproklamasikan bahwa dia sudah menemukan gambar dirinya. Sebab jika gambar diri ditemukan melalui kendaraan kerusakan hidup di masa lalu, maka berapa derajat kerusakan yang layak disebut rusak? Sebab itu parameter yang relatif. Lantas bagaimana dengan orang lain yang hidupnya selama ini baik-baik saja? Kapan dia menemukan dirinya?

Jadi jelaslah bahwa sidang pembaca sangat memerlukan persiapan hati nurani untuk mengerti siapa diri kita di hadapan Tuhan, apa yang Tuhan mau di dalam perjalanan hidup kita, dan apa yang secara pribadi—sesuai dengan DNA khas diri kita—Tuhan mau kita kerjakan di muka bumi ini? Itulah hakikat dari perjuangan menemukan gambar diri yang benar di hadapan-Nya, sampai kita teruskan di kekekalan bersama Dia. Selamat menjadi kertas putih yang siap ditoreh oleh kasih Tuhan melalui TRUTH edisi kali ini.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 21, “Siapa kita di Mata-Nya” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Menyenangkan Tuhan

Apakah kita menyenangkan hati Tuhan dengan beribadah di gereja, menyanyikan puji-pujian dan memberikan persembahan? Atau yang lain? Temukan jawabannya dalam khotbah ini.

Bagian 1:

Bagian 2:

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 20 yang bertema “Bahaya Ateologi”. Tulisan ini bertujuan menyuluhi keberadaan umat Tuhan, agar terhenyak dari lelap berkepanjangan akan tanggung jawabnya menjadi umat yang dipanggil untuk hidup dalam kebenaran. Tiada kehidupan yang benar tanpa pemahaman yang benar atas makna dan nilai-nilai kehidupan yang benar, dan tidak ada kebenaran murni yang lahir di luar Kitab Suci.

Untuk mendapatkan majalah ini dan informasi lebih lanjut hubungi Rehobot Literature di 021-56954546 ext. 30, 021-68707000, 08 7878 70 7000. Email: info@truth-media.com.

Harta yang Sesungguhnya

Khotbah Pdt. Dr. Erastus Sabdono.

Bagian 1

Bagian 2

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 780 pengikut lainnya.