Arsip Kategori: TRUTH

Video TRUTH Edisi 25

Seluk-Beluk Kutuk

TRUTH Edisi 25: "Seluk-Beluk Kutuk"Pertanyaan yang sering diajukan orang, “Apakah saya dikutuk Tuhan?” Alasannya rupa-rupa: gagal berbisnis terus-menerus, bangkrut dan rugi dalam usaha apa pun, suami berjudi, istri selingkuh, tidak punya rumah, sakit tidak sembuh-sembuh, jomblo berkepanjangan, nikah tidak punya anak, dan sebagainya.

Beberapa hamba Tuhan menyarankan doa puasa dan pelepasan. Ada yang mengatakan, kutuk itu datang sebab di rumah orang tersebut ada foto candi, ada guci antik dari Cina, ada patung dari Bali. Ada juga yang balas bertanya, “Brur sudah kasih persepuluhan belum?” Dan bisa-bisa itu dosa orang tua atau kakek yang menimbulkan kutuk turunan, sebab Tuhan membalaskan kutuk sampai keturunan keempat.

Dunia memang memandang bahwa tolok ukur berkat adalah kelimpahan jasmani, kesenangan duniawi dan kecantikan badani. Kurang dari itu, berarti ada sesuatu yang tidak beres dengan kita sehingga Tuhan marah dan mengutuk dengan teganya.
Apakah Alkitab menggambarkan kutuk dengan cara demikian dan apakah kutuk seperti itu masih bisa menimpa kita, orang percaya? Tidakkah kita sadar bahwa melakukan segalanya demi menimbun berkat duniawi terus-menerus dan melupakan pengenalan akan Tuhan, kehendak-Nya dan kerajaan-Nya dapat berujung pada kutuk kekal, yaitu terpisah dari Tuhan selama-lamanya? Mau dapat berkat malah dapat kutuk.

Dalam edisi ini, TRUTH menyajikan tinjauan Alkitabiah mengenai seluk-beluk kutuk. Apakah kutuk itu? bagaimana kutuk dilepaskan? Jika Alkitab mengatakan bahwa orang yang tidak mengasihi Tuhan adalah orang terkutuk, apa maksudnya mengasihi Tuhan? Bisakah orang percaya jatuh dan murtad sehingga terkena kutuk kekal? Kutuk-mengutuk juga pernah terjadi dalam sejarah gereja. Untuk belajar dari masa lalu dan tidak mengulangi kesalahan, TRUTH memuat kisah sejarah tersebut.
Satu rubrik baru kami unggah pula mulai edisi ini, yaitu TRUTH Tech yang membahas hal-hal yang patut diketahui orang percaya di era teknologi informasi ini, agar dapat memanfaatkan teknologi dan bukan sebaliknya malah dimanfaatkan teknologi. Harapan kami, TRUTH dapat menjadi sahabat Saudara untuk mengetahui, mana yang sehat dan mana yang sesat, serta memilah mana yang berkat dan mana yang kutuk.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 25, “Seluk-Beluk Kutuk” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Apa Itu Hidup Dipimpin Roh?

Apa Itu Hidup Dipimpin Roh?

Tidak jarang kita mendengar orang berkomentar mengenai orang Kristen yang “ngeroh”. Biasanya orang yang dianggap ngeroh itu adalah yang sering berkata, “Roh Kudus berbicara kepada saya…”, atau “Saya merasakan kehadiran Roh Kudus…” plus berbahasa roh setiap kali berdoa. Beberapa orang kagum akan kerohanian mereka, sehingga bertanya bagaimana caranya supaya bisa dipimpin Roh seperti itu; sementara kenyataannya banyak juga yang antipati terhadap mereka, mencibir dan berkomentar, “Jangan terlalu ngeroh lah…”

Tidak jarang pula mereka yang ngeroh seperti itu juga menganggap dirinya lebih kudus daripada orang-orang yang tidak sama dengan mereka. Mereka berpikir, kalau hidup dipimpin Roh ya harus begini. Kalau tidak, berarti dipimpin daging. Hidup juga tidak bisa setengah roh setengah daging; kalau setengah-setengah ya sama dengan dipimpin daging. Dipimpin daging berarti akan masuk neraka.

Namun pandangan seperti itu sungguh amat naif. Banyak dari mereka yang mendemonstrasikan ngeroh di hadapan orang bahkan tidak memahami apa sesungguhnya yang dimaksud Alkitab dengan “roh”. Pikirnya semua yang berhubungan dengan roh pasti Roh Kudus, bahasa roh, alam roh. Akibatnya dalam kehidupan sehari-hari banyak hal yang diinginkan Tuhan untuk mereka lakukan, malah jadi terabaikan.

Mencermati kesalahkaprahan yang sudah mendarah daging ini, TRUTH mengajak kita kembali meneliti, apa sebetulnya yang dimaksud oleh Alkitab dengan hidup dipimpin roh. Roh apa yang memimpin, roh kita atau Roh Kudus? Mengapa kita harus dipimpin roh? Apa fungsi roh? Seperti apakah dipimpin roh, atau “ngeroh yang benar” itu? Manakah yang benar: dikotomi dan trikotomi?

Sajian lain dalam edisi ini adalah biografi singkat Yakobus yang Adil, yang kabarnya adalah adik Tuhan kita Yesus Kristus. Juga kami angkat berbagai gangguan jiwa dan hubungannya dengan fenomena keagamaan, agar kita lebih waspada apakah kita ngeroh karena dipimpin roh, atau jangan-jangan karena mengalami gangguan jiwa.

Kiranya kebenaran Firman Tuhan yang sejati membukakan mata rohani Saudara mengenai bagaimana sebenarnya hidup dipimpin roh itu, sehingga dapat belajar menjalaninya sesuai dengan kehendak Tuhan.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 24, “Apa Itu Hidup Dipimpin Roh?” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Pendatang di Gurun Kehidupan

Memang sudah banyak orang tersentak dan tersadar betapa fananya hidup di kolong langit ini; namun itu tak cukup untuk bisa disebut bijak. Sama halnya dengan orang yang bercermin, lantas ngeloyor tanpa berbenah diri. Edisi kali ini, kami mengangkat tema kemusafiran orang beriman. Umat Tuhan mesti disadarkan sesadar-sadarnya, bahwa kita ini hanyalah musafir di gurun kehidupan, sama seperti tatkala Israel dituntun Tuhan melintasi Gurun Sinai yang gersang kerontang demi mencapai Kanaan. Jangan pernah kehilangan fokus Kanaan.

Sampai di situ mungkin sudah banyak orang mahfum, namun yang perlu digaungkan lagi adalah di mana Kanaan itu. Orang sering kali mengasumsikan Kanaan dengan kemakmuran. Kanaan abadi yaitu Surga, sudah banyak hanya menjadi wacana belaka, bukan suatu realitas yang dikejar dan sungguh menjadi tujuan hidup. Bahkan kalaupun mereka menerawang Surga, bukan Tuhan yang memenuhi benak mereka. Minat akan Tuhan hanyalah di bibir saja, karena memang Ia bukanlah segala-galanya bagi mereka. Lantas apa alasan-Nya membawa kita ke Surga kalau kita tak berminat akan Dia? Itu sebabnya, kami sajikan kupasan firman berkenaan tentang Surga sebagai negeri masa depan kita.

Terkait dengan Alkitab sebagai acuan satu-satunya demi menuntun perjalanan kemusafiran kita, kami sajikan sebuah risalah teologis, mengapa hanya 66 kitab saja yang ada dalam Alkitab kita ini. Di samping itu kami angkat juga tentang praktik kaul hidup membujang alias selibat. Mengingat ancaman perjalanan ke “Kanaan” terkait pula dengan pokok teologis, kami sajikan seluk-beluk teologi ajaran Athanasius lawan Arius. Sebagai orang Timur, seyogyanya kita mengenal sejarah kehidupan Athanasius yang nota bene adalah Bapa gereja-gereja Timur.

Sebagai sentuhan akhir kami ajak pembaca untuk merenung sebuah kalimat: “Jangan pergi ke Gereja; Jadilah Gereja.” Kiranya TRUTH tetap setia mengungkap kebenaran, sehingga sungguh menjadi berkat umat Tuhan.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 22, “Pendatang di Gurun Kehidupan” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-33 6666 70, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Siapa Kita di Mata-Nya

Orang Kristen begitu sibuk mencari dan memperbaiki jati dirinya, dengan harapan bahwa Tuhan akan berkenan kepadanya. Namun kalau jujur ditelisik ke dalam sanubarinya, akan ditemukan begitu banyak pemaksaan akibat pengajaran yang salah, dan kesalahan akibat pengertian yang dipaksakan. Apabila kita dulu adalah pendosa berat (baca: melanggar hukum Musa & hukum pidana), maka ketika kita menjadi “orang baik”, kita akan merasa sudah menemukan gambar diri. Sebenarnya kita sedang memaksa Tuhan untuk mengakui bahwa kita sudah baik. Atau kita hanya mengerti, bahwa inilah yang terbaik.

TRUTH edisi ini mengangkat tajuk “Siapa Kita di Mata-Nya”, menguak pengertian mengenai gambar diri. Sebab, bila tema ini tidak segera dirilis dikhawatirkan umat Tuhan merasa begitu aman di dalam zona kenyamanan rohani, dengan sudah merasa dirinya baik. Ketika kebenaran Kristus merangsek masuk ke dalam hati kita, dengan daya ubah yang memang dimiliki oleh Firman tersebut, kita pun akan tergugah mengenai arti sebuah gambar diri.

Kita akan lebih peduli apa maunya Tuhan dalam hidup kita, dan terus mengikis ego yang mengantar kita kepada pengertian gambar diri yang salah. Sebab yang terpenting adalah, apa yang diinginkan Tuhan sampai kita berani dengan lantang berkata, “Aku di dalam-Mu dan Engkau di dalamku, ya Yesusku”.

Naif sekali bila seseorang yang rusak hidupnya, kemudian bertobat versi manusia bermoral, kemudian memproklamasikan bahwa dia sudah menemukan gambar dirinya. Sebab jika gambar diri ditemukan melalui kendaraan kerusakan hidup di masa lalu, maka berapa derajat kerusakan yang layak disebut rusak? Sebab itu parameter yang relatif. Lantas bagaimana dengan orang lain yang hidupnya selama ini baik-baik saja? Kapan dia menemukan dirinya?

Jadi jelaslah bahwa sidang pembaca sangat memerlukan persiapan hati nurani untuk mengerti siapa diri kita di hadapan Tuhan, apa yang Tuhan mau di dalam perjalanan hidup kita, dan apa yang secara pribadi—sesuai dengan DNA khas diri kita—Tuhan mau kita kerjakan di muka bumi ini? Itulah hakikat dari perjuangan menemukan gambar diri yang benar di hadapan-Nya, sampai kita teruskan di kekekalan bersama Dia. Selamat menjadi kertas putih yang siap ditoreh oleh kasih Tuhan melalui TRUTH edisi kali ini.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 21, “Siapa kita di Mata-Nya” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 20 yang bertema “Bahaya Ateologi”. Tulisan ini bertujuan menyuluhi keberadaan umat Tuhan, agar terhenyak dari lelap berkepanjangan akan tanggung jawabnya menjadi umat yang dipanggil untuk hidup dalam kebenaran. Tiada kehidupan yang benar tanpa pemahaman yang benar atas makna dan nilai-nilai kehidupan yang benar, dan tidak ada kebenaran murni yang lahir di luar Kitab Suci.

Untuk mendapatkan majalah ini dan informasi lebih lanjut hubungi Rehobot Literature di 021-56954546 ext. 30, 021-68707000, 08 7878 70 7000. Email: info@truth-media.com.

Berpikir Benar agar Berlaku Benar

TRUTH Edisi 20, "Bahaya Ateologi"

Pikiran itu berjalan sekian langkah mendahului. Pikiran menunjukkan identitas sejati seseorang, sekaligus menuntun langkahnya ke depan. Yang dimaksud pikiran di sini bukan sekadar pikiran yang muncul secara mendadak, tetapi lebih bermakna pola pikir. Karenanya jangan anggap enteng apalagi remeh teologi.

Teologi adalah kerangka pikir yang dilandasi oleh kesaksian Alkitab, baik yang jelas tersurat maupun yang secara sekilas tersirat. Menampik berteologi pada galibnya sama halnya menampik untuk berpikir benar, agar berlaku dan bersikap benar. Sayangnya, malahan banyak orang percaya yang fobia terhadap theologi. Atau paling tidak merasa hal itu tidaklah terlalu urgen bagi kehidupan keberimanan kepada Kristus. Namun disadari atau tidak, justru sikap semacam inilah yang akhirnya menjerumuskan gereja Tuhan ke jurang kesesatan.

Untuk itulah edisi TRUTH kali ini kami ketengahkan satu topik bahasan, Bahaya Ateologi. Mungkin kata ateologi terasa sangat asing atau bahkan janggal, sebab istilah ini jarang digunakan. Pada lembar-lembar awal yang akan pembaca simak, kami sajikan penjelasan arti ateologi. Dari situ kami berangkat menuju kepada pokok bahasan utamanya, untuk mengungkap adanya bahaya sebagai akibat suatu penyikapan yang kurang bertanggung jawab atas hidup keberimanan gereja.

Tanpa mengurangi arti anugerah, bahwasanya keselamatan menuntut penyikapan yang bertanggung jawab dan dewasa. Kalau Alkitab dengan tegas dan jelas memerintahkan gereja untuk bertanggung jawab atas pengharapan—yang juga bermakna keimanan—alasan apa lagi yang hendak dibuat orang untuk melalaikan tugas agung ini?

Di sini dampak ateologi bukan sekadar tak mampu menjawab tuntutan pertanggungjawaban atas keimanan gereja, tetapi juga melahirkan dekadensi moral dan degradasi nilai-nilai gereja Tuhan.

Untuk itulah edisi kali ini kami unggah untuk menyuluhi keberadaan umat Tuhan, agar terhenyak dari lelap berkepanjangan akan tanggung jawabnya menjadi umat yang dipanggil untuk hidup dalam kebenaran. Tiada kehidupan yang benar tanpa pemahaman yang benar atas makna dan nilai-nilai kehidupan yang benar, dan tidak ada kebenaran murni yang lahir di luar Kitab Suci, maka dengan tegas kami nyatakan, menggali kebenaran Kitab Suci adalah harga mati. Mari berpikir benar agar berlaku benar, seusai menyadari adanya bahaya ateologi.

Dapatkan Majalah TRUTH Edisi 20, “Bahaya Ateologi” dengan menghubungi:

Rehobot Literature
Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa No. 1
Jakarta 11450
Indonesia

Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, 08 7878 70 7000
Email: info@truth-media.com

Pemahaman yang Benar Mengenai Akhir Zaman

Dapatkan majalah TRUTH Edisi 19, yang mengangkat topik utama mengenai akhir zaman. TRUTH ingin meluruskan pemahaman mengenai akhir zaman yang saat ini sering disalahartikan oleh banyak pihak. Apakah akan ada pengangkatan sebelum Tuhan Yesus datang? Siapakah Antikristus itu? Membedah pula nubuat di Matius 24 dan Yoel 2, serta mengungkap fakta-fakta mengenai akhir zaman, kita akan diajak untuk menyikapi kedatangan Tuhan yang kedua dengan sebagaimana mestinya diajarkan oleh Alkitab.

Untuk informasi lebih lanjut hubungi Rehobot Literature di 021-56954546 ext. 30, 021-68707000, 08 7878 70 7000. Email: info@truth-media.com

Penantian berujung Pangkal

Cover Majalah TRUTH Edisi 19

Menantikan Saat-saat yang Mendebarkan

Konon pekerjaan yang paling mengasyikkan adalah melamun walaupun hasilnya nihil. Gratis, tidak menguras energi dan membawa angan orang melayang ke mana mereka mau. Lamunan bisa membawa orang ke alam tawa, bahagia, juga duka lara berkubang air mata. Tetapi pekerjaan yang paling menyebalkan adalah menanti. Sekalipun orang tak harus memikul beban puluhan kilogram di pundak-nya, namun penat yang dirasa bisa jauh melebihi beratnya menanggung beban berton-ton.

Kalau menanti adalah pekerjaan yang terberat, lantas mengapa Tuhan memerintahkan para kekasih-Nya untuk menantikan kedatangan-Nya yang tampaknya tanpa ujung pangkal? Pada edisi kali ini, TRUTH mengangkat tema kedatngan Tuhan dengan tajuk “Menantikan Saat-saat yang Mendebarkan.”  Di sini kami angkat risalah untuk mencerdaskan umat Tuhan dalam memahami apa artinya kedatangan Tuhan secara komprehensif, sekaligus bagaimana menyikapinya dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Pengertian akhir zaman dijelaskan dengan gamblang, termasuk koreksi penafsiran beberapa ayat atau perikop Kitab Suci yang banyak beredar sehingga berimbas pada kebingungan umat Tuhan, dan sekali-gus menjadi bahan ejekan orang-orang skeptik. Belum lagi munculnya penafsiran yang serampangan, dengan menunjuk hidung beberapa tokoh tertentu dalam rentangan sejarah  sebagai tokoh Antikristus, yang tentu harus segera diluruskan. Untuk itu juga dalam kaitan penantian ini, dirasa sangat perlu untuk dijelaskan adanya fenomena kemurtadan yang berakselerasi menjelang hari Tuhan itu.

Sajian ini makin diperkaya dengan paparan berita heboh yang akhir-akhir ini santer terdengar menyangkut apa itu kiamat. Kiasan yang menyatakan bahwa hidup ini sejatinya ada dalam bayang-bayang kematian makin terpampang jelas di depan mata orang, seiring makin menuanya zaman ini.

Pada pungkasan sajian edisi ini kami bawa pembaca pada kedalaman renungan singkat dalam rubrik TRUTH Touch, yang mengangkat pokok renungan “Bukan Adrenaline Junkie”. Ada kecemasan di hati kami, manakala orang di kolong langit ini termasuk umat Tuhan, yang karena sulitnya membedakan anatara kebenaran dan kepalsuan, lantas debar jantung dalam penantian akan kedatangan Tuhan, dianggap sekedar adrenalin, yang natinya toh hanya begitu-begitu saja. Kiranya penantian akan saat-saat yang mendebarkan itu, bisa tersikapi dengan bijak dan bertanggung jawab. Maranatha!

Dapatkan informasi mengenai Majalah TRUTH di Rehobot Literature, Gedung Roxy Square Lt. 3, Jl. Kyai Tapa 1, Jakarta 11450, Indonesia. Telepon: +62-21-5695 4546 ext. 30, +62-21-68 70 7000, +62-87878 70 7000.

Jadwal Program Suara Kebenaran di Radio dan TV (April 2010)

Berikut adalah update jadwal program radio Suara Kebenaran dan Renungan Harian TRUTH per April 2010. Ikuti terus program Suara Kebenaran dan Renungan Harian TRUTH untuk memperoleh kebenaran Firman Tuhan yang murni.

STASIUN RADIO YANG MENYIARKAN PROGRAM SUARA KEBENARAN (SK) DAN RENUNGAN HARIAN TRUTH

  • Bajawa: Radio Pemulihan Kasih 96.5 FM (TRUTH: setiap hari 06.30; SK: Sen/Sel/Jum 09.00, setiap hari 18.30)
  • Banjarmasin: Radio Khana 89.7 FM (TRUTH: setiap hari 22.00; SK: Senin s.d. Jumat 19.00, Sabtu 19.00)
  • Banyuwangi: Radio Citra Buana 108 FM (TRUTH: setiap hari 20.30; SK: Senin/Kamis 05.15, Jumat asg14.00, Minggu 19.30)
  • Barong Tongkok: Radio Suaka 103 FM (TRUTH: setiap hari 06.00; SK: Minggu 06.30)
  • Blitar: Radio Harmoni 107.1 FM (TRUTH: setiap hari 22.00; SK: setiap hari 05.00)
  • Comal: Radio Yobel 107.9 FM (TRUTH: Setiap hari 06.30; SK: Sel/Kam 11.30)
  • Denpasar: Radio Heartline 92.2 FM (SK: Rabu 21.30; Minggu 21.00)
  • Jabodetabek: Radio Pelita Kasih 96.3 FM (SK: Selasa 21.00, Sabtu 05.00), Heartline 100.6 FM (SK: Senin 19.00), Ravi 576 AM (SK: Selasa 06.00), RS PGI Cikini (TRUTH: setiap hari 05.00, SK: setiap hari 07.30)
  • Jayapura: Radio Rock 101 FM (TRUTH: setiap hari 23.45)
  • Kediri: Radio Surya Sejahtera 97.2 FM (SK: Minggu 05.30), Syalom 107.2 FM (TRUTH: Senin s.d. Sabtu 12.00; SK: Minggu 06.00)
  • Kotamobagu: Radio El Shaddai 105.1 FM (TRUTH: Senin s.d. Jumat 06.00; SK: Senin s.d. Jumat 12.00)
  • Kuala Kapuas: Radio Bahtera Hayat 91.4 FM (TRUTH: setiap hari 06.00; SK: Sen/Rab/Sab 18.30, Jumat/Minggu 08.30)
  • Kupang: Radio Lizbeth 98.4 FM (TRUTH: setiap hari 05.00; SK: Minggu 05.30, Rabu 21.00)
  • Magelang: Radio GKL 106.4 FM (SK: Minggu 21.00)
  • Malang: Radio Solagracia 97.4 FM (TRUTH: setiap hari 05.15, 21.45; SK: Senin s.d. Sabtu 20.00, Rabu 23.15)
  • Manado: Radio Sumber Kasih 90.2 FM (TRUTH: setiap hari 15.00), Mitra Kawanua 91.0 FM (SK: Selasa 10.00), ROM2 102 FM (SK: Selasa 10.00, Kamis 06.00), Kidung Syalom 107.8 FM (TRUTH: setiap hari 05.00; SK: setiap hari 15.00, 21.00)
  • Manokwari: Radio Suara Kemenangan 101 FM (TRUTH: setiap hari 06.45; SK: setiap hari 05.30)
  • Masohi: Radio Kidung Syalom 91.2 FM (TRUTH: setiap hari 05.00, 23.00; SK: setiap hari 19.00, Sabtu/Minggu 06.00)
  • Nabire: Radio Swara Menara Kasih 101.1 FM (TRUTH: setiap hari 05.00; SK: Senin/Kamis 21.00)
  • Palu: Radio Proskuneo 105.8 FM (TRUTH: setiap hari 22.00; SK: Kamis 16.00)
  • Palangkaraya: Radio Kidung Syalom 91.6 FM (TRUTH: setiap hari 06.00; SK: Senin s.d. Jumat 19.00), Evella Channel 96.7 FM (TRUTH: setiap hari 06.00, 23.30; SK: Minggu 06.30)
  • Pematangsiantar: Radio Suara Kidung Kebenaran 87.8 FM (TRUTH: setiap hari 05.30; SK: setiap hari 21.00), Siantar 94.9 FM (SK: setiap hari 06.00, Senin 19.00), Epi Ginosko 104.7 FM (SK: setiap hari 06.00, Senin 19.00)
  • Probolinggo: Radio BKSM 98.8 FM (TRUTH: setiap hari 05.30; SK: setiap hari 05.45)
  • Salatiga: Radio Bethany 107.7 FM (TRUTH: setiap hari 04.30; SK: Kamis 12.00, 23.00; Minggu: 06.45), Suara Agape 107.9 FM (TRUTH: setiap hari 08.00; SK: Senin, Selasa, Rabu 18.00)
  • Samarinda: Radio One Way 95.2 FM (SK: Rabu 22.00, Minggu 19.00)
  • Semarang: Radio Agape 94.5 FM (TRUTH: setiap hari 09.00; SK: Minggu dan Senin 12.00), Good News 94.9 FM (TRUTH: setiap hari 22.00; SK: setiap hari 22.15), BeFM (TRUTH: setiap hari 06.00 & 15.00; SK: setiap hari 05.30, Kamis 19.00), Keruxon 107.7 FM (SK: Sen/Rab/Jum 22.00)
  • Sintang: Radio Pola Rekso 104.2 FM (SK: Minggu 07.00)
  • Solo: Radio Immanuel 101.1 FM (TRUTH: setiap hari 23.15)
  • Surabaya: Radio Bahtera Yuda 96.4 FM (TRUTH: setiap hari 07.00, 23.00; SK: Selasa s.d. Minggu 21.00), Sangkakala 1062 AM (SK: Rabu/Kamis 05.00, 21.00)
  • Tarakan: Radio Suara Kasih 91.2 FM (TRUTH: setiap hari 09.30, 19.00; SK: Sen/Rab/Jum/Sab 15.00, Sen/Sab 23.00)
  • Tarutung: Radio Bonafit 90.1 FM (TRUTH: setiap hari 23.00; SK: Senin/Rabu/Jumat 23.15)
  • Tegal: Radio Swara Wacana 107.7 FM (SK: Rabu 12.00 & 21.00)
  • Tomohon: Radio Kabar Baik 100 FM (SK: Rabu 22.00)
  • Tondano: Radio Geovani Mart 96.5 FM (TRUTH: setiap hari 05.00; SK: Senin/Rabu 04.30, setiap hari 21.00)
  • Ungaran: Radio Sahabat Sejati 107.7 FM (TRUTH: setiap hari 17.00; SK: Senin s.d. Sabtu 06.00, Rabu 21.00)

STASIUN TELEVISI YANG MENAYANGKAN PROGRAM SUARA KEBENARAN

  • Life Channel — Indovision/Top TV Channel 95 (Rabu, 11.30 WIB; Sabtu, 19.30 WIB)
  • Pacific TV Manado (Selasa/Kamis/Sabtu, 07.30 WITA)
  • TV 5 Manado (Senin s.d. Kamis, 21.30 WITA)
  • TV Bangka (Setiap Minggu pertama dan ketiga, 18.00 WIB)
  • TV Borobudur Semarang (Minggu, 14.00 WIB)
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 780 pengikut lainnya.